Opini
Home / Opini / REINKARNASI GPIBWATCH: ARCUS INDONESIA MENEMBUS DINDING

REINKARNASI GPIBWATCH: ARCUS INDONESIA MENEMBUS DINDING

Pintu tertutup, masih ada jendela. Jendela tertutup, masih ada dinding. Dan dinding pun akan dilewati dan ditembus dengan mudah jika ada usaha yang sungguh-sungguh. Hasilnya adalah ARCUS Indonesia dalam reinkarnasi….

JAKARTA, arcus.id – Tak terhitung berapa artikel sudah membooming lewat situs GPIBWATCH, apakah dalam bentuk opini, hukum, inspirasi pelayanan sinodal, dan lain sebagainya. Betapa intensnya penulisan setiap hari, memberitakan kabar-kabari yang selalu mendatangkan pro-kontra dari para viewers.

GPIBWATCH yang sudah melangkah dan melangkahkan kaki dan tangan serta jari-jemarinya terus menari di atas keyboard dan terus mensoundingkan catatan-catatan satir opini dan satir reflektif selama kurang lebih satu tahun lima bulan. Bukan waktu yang sedikit untuk mengelola sebuah portal berita.

Isinya sangat menghanyutkan dan terkadang membuat stres bagi pembaca yang mudah dan gampang tersinggung, yang tentunya berlainan dengan mereka yang memang menginginkan perubahan atau membawa arah dan angin segar dalam pembaruan yang sejati.

GPIBWATCH bermutasi dan bermigrasi lebih jauh lagi dengan berganti nama menjadi ARCUS Indonesia. Bukan kebetulan, bukan kegilaan, tetapi benar-benar “gila”. Ini merupakan sesuatu yang dahsyat dan menggelora, menggairahkan, karena nama ini akan membawa udara, aroma, serta perwangian yang tak ternilai.

ADAKAH PEMIMPIN SEPERTI SALOMO DI GPIB?

ARCUS Indonesia akan menembus barrier, menembus sekat, sehingga pemberitaan tentang perubahan dan pembaruan, baik di lingkup internal maupun dalam skop yang lebih luas, dapat terjangkau dan tercapai.

ARCUS Indonesia berbeda dengan ARCUS lainnya. ARCUS Indonesia bebas menyampaikan pendapat, persepsi, tanggapan, argumentasi, serta tulisan tajam yang menggigit. Ia tidak terkungkung oleh aturan baku yang membatasi ruang berpikir, yang membuat perkembangan nalar dan logika para writer tidak berkembang alias mandek.

Dengan hadirnya ARCUS Indonesia yang berkecimpung di dunia digital dan merupakan penjelmaan kembali atau kelanjutan dari GPIBWATCH, struktur anatomisnya tetap sama. Hanya wajahnya yang dipoles dan di-make up lebih indah karena nama sebelumnya sudah cukup terkenal di kalangan tertentu.

Selamat berkiprah, ARCUS Indonesia, dalam dunia digitalisasi. Selamat menancapkan berita yang dapat membuat orang terdiam sejenak dan membuat mereka berpikir, menerawang ke angkasa, serta berkhayal dan berkata dalam hati: semudah itukah mereka melakukan semua ini?

Semudah inikah mereka berkreasi? Apakah ku mampu mengikuti langkah mereka yang terus berselancar tanpa henti? Aku terkungkung dengan aturan semu yang dipoles nyata! Aku harus berteriak ke mana? Kreasi pikiranku mandek dan terkungkung!

Salahkah Kita Memilih Individu Unggul MS XXII ?

Pintu tertutup, masih ada jendela. Jendela tertutup, masih ada dinding. Dan dinding pun akan dilewati dan ditembus dengan mudah jika ada usaha yang sungguh-sungguh. Hasilnya adalah ARCUS Indonesia dalam reinkarnasi yang sebenarnya, yang tidak terikat dengan tari-tarian dan kungkungan.

We can bring about change together with ARCUS Indonesia—it’s extraordinary. /JP

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *